Rabu, 06 Mei 2015

MODEL PEMBELAJARAN IPS MI



A.    Pengertian dan komponen model pembelajaran IPS MI
Istilah “mode” memiliki berbagai pengertian pertama, model diartikan sebagai kerangka konseptual yang digunakan dalam melakukan sesuatu kegiatan atau sebagai pedoman dalam melaksanakan suatu kegiatan. Kedua, “model” juga diartikan sebagai barang atau benda tiruan dari benda yang sesungguhnya, seperti “globe” adalah model dari bumi tempat manusia hidup.
Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang terorganisasikan secara sistematik dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu. Salah satu batasan tentang model mengajar yaitu :
§  Model mengajar adalah sebuah perencanaan pengajaran yang menggambarkan proses yang ditempuh pada proses belajar mengajar agar dicapai perubahan spesifik pada prilaku peserta didik seperti yang diharapkan.
§  Arends model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran dikelas.
Ciri – ciri khusus model pembelajaran IPS MI dibagi menjadi 4yaitu:
1)      Rasional teoretik logis yang disusun oleh para pencipya atau pengembangnya.
2)      Landasan pemikiran tentang apa dan bagaimana peserta didik belajar.
3)      Tingkah laku mengajar yang diperlukan agar model dapat dilaksanakan dengan secara baik dan bisa berhasil
4)      Lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran dicapai
model – model pembelajaran terbentk melalui kombinasi dari komponen :
a)      Fokus adalahaspek sentral sebuah modal
b)      Sintaks adalah mengandung uraian tentang model dalam tindakan, contoh:kegiatan yang disusun berdasarkan tahap-tahap yang jelas dari keseluruhan program yang melambangkan lingkungan pendidikan dari setiap model
c)      Sistem sosial adalah bagian penting dari setiap model
d)     Sistem pendukung adalah memberikan kemampuan kepada guru dan peserta didik bagi berhasilnya dengan baik penerapan strategi mengajajar.
Selain 4 komponen diatas  terdapat satu komponen yang terlupakan yaitu :
1)      Komponen dampak instruksional adalah hasil belajar yang dicapai langsung oleh peserta didik dengan cara mengarahkan peserta didik pada tujuan yang telah ditetapka atau diharapkan.
2)      Dampak pengiring adalah hasil belajar lainnya yang dihasilkan oleh proses belajar mengajar sebagai akibat tercapainya suasana belajar yang dialami langsung oleh peserta didik tanpa pengarahan.
B.     Model – Model Pembelajaran IPS MI
-          Model pencapaian konsep
Proses berpikir manusia, model ini didasarkan pada pendekatan bahwa lingkungan penuh dengan hal-hal yang berbeda dan mustahil dapat menyesuaikan diri dengan jika manusia tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk membedakan dan mengelompokkan segala sesuatu kedalam  kelompok.
-          Model  berpikir induktif
Untuk mendorong para pelajar menemukan dan mengorganisasikan informasi, menciptakan nama suatu konsep, dan menjajaki berbagi cara yang dapat menjadikan peserta didik lebih terampil.
-          Model memorisasi
Untuk menghapalkan dan mengasimilasikan sesuatu informasi, guru dapat menggunakan model memorisasi ini untuk membimbing penyampaian materi yang bertujuan agar dapat dengan udah menangkap informasi baru.
-          Model investigasi kelompok
Peserta didk diharapkan belajar bagaiman menerapkan metode ilmiah untuk kesempurnaan masyarakat manusia.
-          Model bermain peran
Untuk membantu para peserta didik mempelajari nilai-nilai sosial dan pencerminannnya dalam perilaku, untuk membantu para peserta didk mengumpulkan dan mengorganisasikan isu-isu sosial. dalam model ini memberikan manfaat kepada peranan dan pengamat yaitu :
·         Kualitas pemeranan
·         Analiasis yang dilakukan melalui diskusi setelah pemeranan
·         Persepsi siswa terhadap peran yang ditampilkan di bandingkan dengan situasi nyata dalam kehidupan.
-          Model penelaahan yuris prudensi
Model yang dilibatkan proses interaksi yang relatif lebih rumit. Untuk menguji dirinya sendiri, perilaku kelompok, dan proses sosial.
-          Model inkuiri sosial
Diterapkan dalam bidang-bidang ilmu alamiah dan model penelitian sosial dalam bidang ilmu sosial. model yang lebih spesipik dikembnagkan dengan menggunakan metode keilmuan antropologi, sejarah, geografi, psikologi sosial, dan sosiologi.
C.     Kriteria Model Pembelajaran IPS MI
·         Model yang akan diterapkan sedapat mungkin menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar, kemampuan alam, koperasi, kantor desa, informasi pendudukan.
·         Dalam penerapan model harus didampingi nara sumber , mengingat kondisi dan perkembangan mental peserta didik MI masih terbatas pada hal-hal yang bersifat konkrit.
·         Model yang akan diterapkan sedapat mungkin menjadikan peristiwa sosialyang baru menjadi fokus pembelajaran yang dikaitkan dengan materi IPS yang akan diajarkan.
·         Model yang diterapkan idealnya sedapat mungkin mendorong peserta didik mendorong untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran, baik secara fisik, maupun mentalnya.
·         Model yang ditetapkan memungkinkan peserta didik menentukan konsep, prinsip dan tehnik interaksi dengan lingkungan.
·         Model yang diterapkan memiliki relevansi dengan kehidupan peserta didik sehari-hari.
·         Model yang diterapkan memberikan rasa aman dan senang kepada peserta didik hingga dapat belajar dengan betah.
Tips memilih dan menerapkan model pembelajan IPS MI diantaranya:
1)      Memilih model pembelajaran tertentu harus didasarkan pada penguasaan dan kemampuan guru untuk menerapkan model yang telah dipili.
2)      Memberharhatikan kesiapan belajar peserta didik, baik kesiapan kognitif maupun apektif
3)      Memperhatikan tujuanpembelajaran, dengan penekanan pada ranah yang akan dicapai
4)      Memperhatikan materi pembelajaran, terutama karakteristik materi
5)      Memperhatikan karakteristik kemampuan awal peserta didik, baik yang bersifat sosial maupun pengalaman awalnya
6)      Memperhatikan keberadaan pasilitas belajar yang perlu diperhatikan dan yang diperlukan terkait dengan model ynag akan dipilih dan diterapkan.



















 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar