Jumat, 24 April 2015

langkah-langkah pembuatan RPP

BAB II
PEMBAHASAN
A.        Pengertian Perencanaan Pembelajaran
               Dilihat dari terminologinya, perencanaan pembelajaran terdiri atas dua kata, yakni kata perencanaan dan pembelajaran.Perencanaan berasal dari kata rencana yaitu pengambilan keputusan tentang apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan. Menurut Kaufman (1972) perencanaan adalah sebagai suatu proses untuk menetapkan ”kemana harus pergi” dan bagaimana untuk sampai ”ke tempat” itu dengan cara efektif dan efisien.
            Dalam Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 dinyatakan bahwa Rencana pelaksanaan pembelajaran adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus. RPP mencakup: (1) data sekolah, matapelajaran, dan kelas/semester; (2) materi pokok; (3) alokasi waktu; (4) tujuan pembelajaran, KD dan indikator pencapaian kompetensi; (5) materi pembelajaran; metode pembelajaran; (6) media, alat dan sumber belajar; (7) langkah-langkah kegiatan pembelajaran; dan (8) penilaian.
Setiap guru di setiap satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP untuk kelas di mana guru tersebut mengajar (guru kelas) di SD dan untuk guru matapelajaran yang diampunya untuk guru SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK. Pengembangan RPP dapat dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran, dengan maksud agar RPP telah tersedia terlebih dahulu dalam setiap awal pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan RPP dapat dilakukan secara mandiri atau secara berkelompok.
B.     Komponen dan Sistematika RPP pada kurikulum 2013?
Dalam Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 dinyatakan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) paling sedikit memuat: (i) tujuan pembelajaran, (ii) materi pembelajaran, (iii) metode pembelajaran, (iv) sumber belajar, dan (v) penilaian. Adapun komponen-komponen RPP adalah sebagai berikut:
Identitas meliputi: Nama Sekolah, Mata Pelajaran, Kelas/Semester, Materi Pokok, Alokasi Waktu
A. Kompetensi Inti (KI)
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
1. …………………..(KD pada KI-1)
2. …………………..(KD pada KI-2)
3. …………………..(KD pada KI-3)
              4.  …………………..(KD pada KI-4)
Indikator: ………………………………………  
C. Tujuan Pembelajaran
D. Materi Pembelajaran (rincian dari Materi Pokok)
E. Metode Pembelajaran (Rincian dari Kegiatan Pembelajaran)
F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
    1. Media
    2. Alat/Bahan
    3. Sumber Belajar
G.  Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran (Jika dalam 1 RPP terdiri dari beberapa  pertemuan)
     1. Pertemuan Kesatu:
         a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (…menit)
1)………………………………………………………………………….
2)………………………………………………………………………….
3)………………………………………………………………………….
4)………………………………………………………………………….
         b. Kegiatan Inti (…menit)
 Sesuaikan sintaks dengan model / pendekatan/metode yang dipilih
1). Mengamati
2). Menanya
3). Mengumpulkan dan Mengasosiasikan
4). Mengkomunikasikan hasil
         c. Penutup (…menit)
1)………………………………………………………………………..
2). ……………………………………………………………………….
3). ……………………………………………………………………….
4). ………………………………………………………………………
     2. Pertemuan Kedua:
         a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (…menit)
1)………………………………………………………………………….
2)………………………………………………………………………….
3)………………………………………………………………………….
4)………………………………………………………………………….
         b. Kegiatan Inti (…menit)
 Sesuaikan sintaks dengan model / pendekatan/metode yang dipilih
1). Mengamati
2). Menanya
3). Mengumpulkan dan Mengasosiasikan
4). Mengkomunikasikan hasil
         c. Penutup (…menit)
1)………………………………………………………………………..
2). ……………………………………………………………………….
3). ……………………………………………………………………….
         4). ………………………………………………………………………


H. Penilaian
    1.  Jenis/teknik penilaian
  (Unjuk Kerja / Kinerja melakukan Praktikum / Sikap / Proyek / Portofolio / Produk / penilaian diri / tes tertulis)
C.      Prinsip-Prinsip Penyusunan Rpp

 1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik, RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik. Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, krea­tivitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar.
3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis. Proses pembelajaran dirancang untuk mengembang­kan kegemaran membaca, pemahaman beragam ba­caan, dan berekspresi  
4. Keterkaitan dan keterpaduan, RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran, ke­giatan pembelajaran, indikator pencapaian kompeten­si, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengako­modasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
5. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegra­si, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi

D.    Manfaat prencana pelaksanaan pembelajaran
    
Ada beberapa manfaat yang didapat dari perencanaan pembelajaran :
a. Melalui proses perencaan yang matang kita akan terhindar dari keberhasilan yang untung-untungan.
b. Sebagai alat untuk memecahkan masalah.
c. Untuk memanfaatkan berbagai sumber belajar secara tepat.
d. Perencaaan akan membeuat pemebelajaran sistematis
Perencanaan pembelajaran memainkan peran penting dalam memandu guru untuk melaksanakan tugas sebagai pendidik dalam melayani kebutuhan belajar siswanya. Perencanaan pembelajaran juga dimaksudkan sebagai langkah awal sebelum proses pembelajaran berlangsung.

Terdapat beberapa manfaat perencanaan pembelajaran dalam proses belajar mengajar yaitu:
1.Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan;
2.Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan;
3. Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik unsur guru maupun unsur murid;
4. Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketepatan dan kelambatan kerja;
5. Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja;
6. Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat, dan biaya.

























BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Perencanaan pembelajaran mencakup kegiatan merumuskan tujuan apa yang ingin dicapai oleh suatu kegiatan pengajaran, cara apa yang akan dipakai untuk menilai pencapaian tujuan tersebut, materi/bahan apa yang akan disampaikan, bagaimana cara menyampaikannya, alat atau media apa yang diperlukan.
.      hal yang tidak kalah pentingnya dalam perencanaan pembelajaran, yaitu memperhatikan hal – hal yang harus dipersiapkan : Memahami kurikulum, Menguasai bahan pengajaran. Menyusun program kerja, Melaksanakan program kerja, Menilai program pengajaran dan hasil proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan.



















DAFTAR PUSTAKA
Isnawati, 2010. Perencanaan Pengajaran Bahasa. Yuma pustaka
Perencanaan pembelajaran.http//asraasry.blogspot.com. diakses (19/04/2015)
Pengertian kompetensi inti.Smpn1sindangagung.blogspot.com.diakses (19/04/2015)







contoh RPP SMA kurikulum 2013

Rencana pelaksanaan pembelajaran
(RPP)
Satuan Pendidikan      : SMA
Mata pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas                           : XI (Ganjil)
Materi pokok               : struktur dan kaidah teks cerita pendek, baik melalui lisan maupun tulisan.
Alokasi waktu             :


A.    Kompetensi Inti         
            :
KI 1 :
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 :
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 :
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya  tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 :
Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan


B.     KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita pendek, baik melalui lisan maupun tulisan

C.    TUJUAN PEMBELAJARAN
         Siawa mampu  mencermati uraian yang berkaitan dengan  struktur isi teks cerpen dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta siswa mampu menanyakan uraian yang berkaitan dengan  struktur isi teks cerpen yang dibaca secara jujur, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab dengan menggunakan struktur teks yang runtut dan unsur kebahasaan yang benar.







D.    MATERI PEMBELAJARAN
a.       struktur isi teks cerpen
      (abstrak, orientasi, komplikasi, resolusi, evaluasi, dan koda)
b.      unsur intrinsik, unsur ekstrinsik dalam teks cerita pendek
 (tema, latar penokohan dl).

E.     METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan     : scientific
Strategi            : ceramah, diskusi, Tanya jawab, dan penugasan.

F.     MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Internet
Media massa
Buku kumpulan cerpen
Buku yang berkaitan dengan genre teks

G.    LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1.      Pendahuluan
a.       Guru  mengucapkan salam kepada siswa dan siswa menjawab salam tersebut;
b.      Guru mengecek kehadiran siswa (absensi)
c.        Guru menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai;
d.      Gru mencoba menanyakan materi yang sudah dipelajari sebelumnya;

2.      Kegiatan inti


Mengamati
·      membaca contoh  teks cerita pendek mencermati uraian yang berkaitan dengan
  struktur isi teks cerpen (abstrak, orientasi, komplikasi, resolusi, evaluasi, dan koda)
·      membaca contoh teks cerita pendek yang lain
Mempertanyakan
·      mempertanyakan uraian yang berkaitan dengan  struktur isi teks cerpen yang dibaca
·      membuat pertanyaan yang berhubungan dengan isi teks cerita pendek
Mengeksplorasi
·      menemukan struktur isi teks cerita pendek
·       menemukan ciri bahasa teks cerita pendek
·       mendiskusikan hasil temuan terkait dengan struktur isi  dan ciri bahasa teks cerita pendek
·      mendiskusikan isi, unsur intrinsik, unsur ekstrinsik dalam teks cerita pendek
Mengasosiasi
·      Mencari hubungan antara struktur isi dan ciri bahasa cerita pendek
·      Mendiskusikan hubungan antara struktur isi dan ciri bahasa cerita pendek
·      menyimpulkan isi, unsur intrinsik, unsur ekstrinsik teks cerita pendek dalam diskusi
kelas dengan saling menghargai
Mengkomunikasikan
·     Menjelaskan struktur isi dan ciri bahasa teks cerita pendek
·     saling menilai kebenaran/ketepatan penjelasan teman/kelompok
·     mempresentasikan isi, unsur intrinsik, unsur ekstrinsik teks cerita pendek dengan rasa
 percaya diri
·     menanggapi presentasi teman/kelompok lain secara santun



3.      Penutup
·         Guru bersama-sama denan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman /simpulan pelajaran.
·         Melakukan penilaian dan/atau terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
·         Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
·         Guru memberikan tugas individu (tugas rumah) untuk siswa.


H.    PENILAIAN HASIL BELAJAR
1.      Tehnik penilaian sikap                   :
2.      Pengetahuan                                  :
3.      Keterampilan                                 :

Penilaian dari aspek keterampilan membaca dan mendengarkan  teks cerpen.

no
Aspek yang dinilai
jawaban
skor
1.
Tema
·         Siswa menjawab dengan baik dan benar (sempurna)
·         Siswa menjawab pertanyaan namun kurang benar (kurang sempurna)
·         Siswa tidak menulis apa-apa dalam hawabannya.
2

1


0
2.
Latar
·         Siswa menjawab dengan baik dan benar (sempurna)
·         Siswa menjawab pertanyaan namun kurang benar (kurang sempurna)
·         Siswa tidak menulis apa-apa dalam hawabannya.
2

1


0
3.
Penokohan
·         Siswa menjawab dengan baik dan benar (sempurna)
·         Siswa menjawab pertanyaan namun kurang benar (kurang sempurna)
·         Siswa tidak menulis apa-apa dalam hawabannya.
2

1


0